About

online?u=ipm_surabaya&m=g&t=10

Pelajar Surabaya Bakal Dilarang Bawa Ponsel Saat Sekolah.

Minggu, 10 Juni 2012


Surabaya- Ponsel (telpon seluler) merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini, tidak terkecuali pelajar. Bahkan di sekolah pun, pelajar selalu membawa ponsel. Untuk tahun ajaran depan, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan telah membuat kebijakan baru. Yakni melarang penggunaan ponsel di sekolah.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang ditemui usai menggelar acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-719 mengatakan kalau aturan itu akan segera diberlakukan. “Sejak tahun ajaran baru, kita tegaskan aturan tersebut. Kita melarang para siswa membawa ponselnya ke sekolah,” tegas Risma, sapaan akrab wali kota kepada CentroOne.com,Kamis, 31 Mei 2012.
Larangan tersebut bukan mengada-ngada, sebab pemkot tidak ingin para siswa di Surabaya terbuai dan selalu disibukkan dengan ponselnya. Larangan itu juga lebih menekankan agar para siswa lebih konsentrasi pada pelajarannya, bukan pada ponselnya.
Larangan itu, kata wali kota, akan ditindaklanjuti dengan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke seluruh sekolah di Surabaya. Pemkot melalui Dinas Pendidikan tetap akan melibatkan para wali murid dan komite sekolah untuk membuat kesepakatan tersebut.
Nantinya, mekanisme itu bisa dilakukan sejak di rumah. Jadi para guru tak perlu repot tiap hari menggelar razia ponsel, tapi justru melibatkan peran wali murid untuk menyita ponsel anak-anaknya saat akan ke sekolah. Di tiap sekolah, telepon umumlah yang akan dimaksimalkan untuk para pelajar dalam melakukan komunikasi.(sumber: centroone.com )

"Nilai Tanpa Angka" Dari, Untuk, dan Oleh Pelajar

Jakarta - Nilai Tanpa Angka adalah sebuah film karya Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Selama ini IPM memandang banyak tontonan yang hari tidak memiliki nilai-nilai edukasi terhadap anak. Kemudian Ikatan Pelajar Muhammadiyah ingin mencoba menciptakan sebuah karya melalui film sebagai bentuk media dakwah kami. Sementara FilmNilai Tanpa Angka itu sendiri adalah sebuah film yang menceritakan upaya perjuangan seorang pelajar yang ingin kembali menanamkan nilai-nilai kejujuran dan sebuah keyakinan. Keyakinan akan cinta, kejujuran, kasih sayang dan keyakinan akan pendidikan bangsa ini menjadi lebih baik. Walaupun untuk memperjuangkan sebuah keyakinan memang membutuhkan kerja keras dan siap menghadapi cobaan yang begitu besar. Cinta, kejujuran, moral dan kasih sayang tidak bisa dihitung dengan angka.



Adapun kami Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah ingin meminta dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan terhadap film ini dengan cara
Ketik    : NTANamaNamaSekolah/KampusKota
Contoh :
-          NTA Ari SmkMuhammadiyah3 Metro
-          NTA Widia UMY Yogyakarta
-         
Kirim   : 9118 (untuk Telkomsel, XL dan AXSIS)
6768 (untuk Indosat, Flexi, Three, Smart)
Tarif    : Rp. 1100/sms
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi web www.nilaitanpaangka.com Facebook : Nilai Tanpa Angka dan twitter : @NilaiTanpaAn9ka .
Dukungan dari pelajar dan semua kalangan pihak yang perduli terhadap dunia pendidikan akan menjadikan Film Nilai Tanpa Angka ini adalah film yang akan dinanti karena di dalamnya memiliki nilai edukasi yang harus ditonton semua kalangan.(sumber: ipm.or.id)

Memperuat Basis Organisasi , PP IPM Gelar Silatnas dan Rakornas di Jakarta

Kamis, 07 Juni 2012


Jakarta – Bertempat di Aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, jalan menteng raya 62 Jakarta. Digelar Silaturahim Nasional dan Rapat Kordinasi bidang Organisasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Jakarta. Agenda silatnas yang digelar mulai kemarin Sabtu – Ahad, (2-3/6) ini mengagendakan adanya forum silaturahim antar pimpinan IPM, mulai dari PW IPM Se Indonesia dan PP IPM sendiri. Dalam forum ini membahas masalah yang akhir-akhir ini terjadi di IPM, seperti Lokasi Muktamar dan Pergantian Ketua Umum.

Acara yang dibuka kemarin oleh ketua PP Muhammadiyah, Drs. H. Sukriyanto A.R. ini mengundang seluruh PW IPM Se Indonesia, “Alhamdulillah dari semua PW yang kita undang hanya 8 PW IPM saja yang tidak bisa hadir dari 33 PW yang ada,” kata Ketua Organisasi PP IPM, Infa Wilindaya. dengan mengankat tema Penguatan basis gerakan untuk pilar organisasi, menurut Infa, disesuaikan dengan isu-isu terhangat IPM saat ini.

Selanjutnya hari ini, Ahad (3/6) akan membahas masalah bidang organisasi PW dan PP, seperti jumlah PD IPM, PC IPM dan PR IPM. Serta bagaimana progress pimpinan IPM ditiap Wilayahnya. Sudah hampir semua PW sejak pagi tadi menyampaikan laporan bidang organisasinya kepada PP IPM. (sumber:www.muhammadiyah.or.id)

 
PD IPM Kota Surabaya © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions